8 Oktober 2013


Pada tulisan sebelumnya telah dibahas tentang sistem pendidikan dasar dan menengah di negara Perancis. Selanjutnya akan kita masuk ke bagian sistem pendidikan  tinggi di Perancis

Sistem Pendidikan Tinggi
2.1. Sistem Pendidikan Tinggi

Sejak tahun 1968 ditetapkan tiga azas yang mendasari organisasi pendidikan tinggi di Perancis yaitu :
§ Otonomi universitas di bidang keuangan, administrasi dan ilmu pendidikan.
§ Partisipasi mahasiswa, pengajar dan civitas akademika pada segala kegiatan pemilihan (Dewan
UER, Dewan Universitas).
§ Multidisiplinaritas sehingga dapat menghindari spesialisasi yang sempit.

Menurut pembagian administratif, Perancis dibagi dalam wilayah-wilayah akademik. Jumlah wilayah untuk seluruh Perancis ada 24. Misalnya akademi Paris mencakup perguruan tinggi di Paris dan sekitarnya. Jadi berbeda dengan pengertian akademi dalam bahasa Indonesia.
 Dari undang-undang yang dikeluarkan tanggal 26 Januari 1984 diadakan penyempurnaan (reorganisasi) pendidikan dari siklus pertama sampai siklus ketiga yang bertujuan :
§ Perbaikan prestasi pendidikan tinggi
§ Penganekaragaman dan profesionalisasi pend. tinggi
§ Penyesuaian pendidikan tinggi pada keadaan nyata di luar perguruan tinggi (perindustrian, dan pusat-pusat penelitian).
§ Membentuk ikatan dengan lingkungan ekonomi dan sosial.


Perbaikan tersebut bertujuan untuk menjadikan pendidikan di Universitas lebih praktis tanpa menghilangkan fungsi kulturalnya. Pada tahun 1992 dan berikutnya tahun 1997 telah diadakan pembaharuan kembali pada sistem pendidikan tinggi di Perancis ini khususnya untuk menata ulang profesionalisme di setiap bidang pendidikan serta memungkinkan keserasian sistem dengan sistem di negara anggota Uni Eropa dan keterbukaan bagi masyarakat Uni Eropa.
Perbaikan siklus pertama bertujuan memberikan kesempatan yang lebih luas kepada mahasiswa untuk dapat memilih dengan tetap mempertahankan pelajaran klasik yang diimbangi dengan usaha, lebih membuka diri pada masalah teknologi, ekonomi dan sosial tanpa menghilangkan fungsi kulturalnya. Siklus ketiga merupakan formasi penelitian perseorangan atau dalam kelompok kerja yang bersifat multidisiplin.


Organisasi pendidikan di universitas pada dasarnya hampir sama namun untuk Fakultas Kedokteran, Farmasi, Sekolah Tinggi (Grandes Ecoles) berbeda dengan organisasi pada fakultas sains. Hal tersebut juga akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan sistem  pendidikan di Indonesia. Sedang program Institute Universite de Technologie (IUT) sederajat dengan program D1, D2, D3 atau politeknik di Indonesia.


2.2. Organisasi Umum Pendidikan di Universitas
Pendidikan tinggi meliputi 3 siklus berturut-turut :

a. Siklus pertama :
Waktu : 2 tahun - Diploma yang diperlukan : Baccalaureat (SLA). Diploma yang diperoleh setelah menyelesaikan pendidikan di siklus pertama ini dapat merupakan salah
satu dari:
·  Diploma Studi Umum Universitas (DEUG) - Bac + 2 tahun.
·  Diploma Studi Sains dan Teknik Universitas (DEUST) - Bac + 2 tahun.
·  Diploma Universitas (DU) - Bac + 2 tahun.
·  Diploma Universitas Teknologi (DUT) - Bac + 2 tahun.
DEUG merupakan siklus formasi umum dan berorientasi
 pluridisipliner. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa selama 2 tahun menempuh DEUG maupun DEUST tidak diperkenankan mendaftar lebih dari 3 kali atau 6 kali pendaftaran semester, kecuali jika ada pengecualian (sesuai dengan Surat Keputusan tanggal 16-7-1984).

b. Siklus Kedua :
Siklus kedua merupakan pendidikan untuk memperoleh gelar Ingenieur dan Magister dalam waktu 2 atau 3 tahun. Diploma yang diperlukan : DEUG. DEUG memberikan kesempatan untuk memilih di antara kemungkinan pendidikan di siklus kedua antara lain :

* Formasi fundamental, profesional dan/atau spesialisasi untuk :
Diploma :
- Licence dan Maitrise
DEUG + 1 tahun -->Licence atau Bac + 3 tahun
Licence + 1 tahun --> Maitrise atau Bac + 4 tahun

Untuk Licence dan Maitrise ini, bidang keahlian yang dimiliki adalah sama dengan bidang keahlian di
DEUG. Oleh sebab itu dapat dikatakan bahwa Licence dan Maitrise merupakan lanjutan dari DEUG.

* Pendidikan yang bertujuan keahlian dirancang dalam suatu paket 2 tahun yang tidak dapat dipisah untuk
mendapatkan Diploma :
·  Maitrise de Sciences et Techniques MST (Sains dan Teknik): Bac + 4 tahun
·  Maitrise de Sciences de Gestion MSG (Ilmu Manajemen): Bac + 4 tahun
·  Maitrise de Methodes Informatiques Appliquees a la Gestion MIAGE (metode informatika yang diterapkan pada manajemen) Bac + 4 tahun

* Pendidikan menuju gelar Insinyur yang dirancang dalam paket 3 tahun (atau menurut skema MST + 1 tahun; DEUG + 3 tahun; atau Bac + 5 tahun).

* Pendidikan universiter yang dirancang dalam paket 3 tahun yang tidak dapat dipisah untuk mendapatkan
 Magister (DEUG atau DUT + 3 tahun = Magister atau Bac + 5 tahun.

* Pendidikan universitas untuk memperoleh gelar Mastaires (atau Master pada umumnya seperti yang terdapat pada sistem pendidikan eropa dan amerika pada umumnya) dalam rangka menyesuaikan dengan sistem pendidikan di Eropa pada umumnya dan dibuka sejak tahun 1999.
Magister yang dapat diambil pada tahun ajaran 1985, merupakan pendidikan dalam jangka waktu 3 tahun terbuka bagi mereka yang mempunyai DEUG atau DUT, dengan menunjukkan diplomanya, demikian juga bagi mahasiswa sekolah tinggi (Grandes Ecoles), merupakan diploma yang diberikan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Diploma ini meliputi suatu pendidikan tingkat tinggi, sangat multidisipliner, dengan tujuan profesional,  tetapi merupakan diploma universitas, bukan diploma nasional. Pemegang diploma Mastaires memiliki level yang sama dengan pemegang diploma DEA atau DESS pada siklus ketiga.

c. Siklus ketiga
Siklus ketiga merupakan pendidikan untuk memperoleh  gelar magister dan doktor dalam waktu 1 sampai 5 tahun.  Diploma yang diperlukan adalah Maitrise. Dengan ijazah Maitrise memungkinkan seseorang untuk dapat memilih antara 2 jalur, yaitu :

* Jalur Diploma Studi Tinggi Spesialisasi (DESS), suatu bentuk pendidikan dengan tujuan keahlian dalam waktu 1 tahun.
Maitrise + 1 tahun --> DESS atau Bac + 5 tahun.

* Jalur Doktorat yang pada tahun pertamanya diperkuat dengan Diploma Studi lanjut (DEA).
Maitrise + 1 tahun --> DEA atau Bac + 5 tahun
DEA + 2 sampai 4 tahun --> Doktorat atau Bac + 7 tahun sampai 9 tahun.
Insinyur + DEA (1 tahun) + 2 sampai 4 tahun  --> Doktorat atau Bac + 8 - 10 tahun



Sumber: Panduan Belajar Luar Negeri. 2002. DIKTI

1 komentar:

Tanggapan Anda

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!